Indonesia menghadapi transisi demografi menuju populasi menua, menjadikan geriatri sebagai bidang yang semakin penting dalam praktik layanan primer sehari-hari. Pasien lanjut usia umumnya datang dengan multimorbiditas — beberapa penyakit kronik sekaligus — sehingga menuntut pendekatan terintegrasi, bukan penanganan penyakit satu per satu secara terpisah.
Asesmen geriatri komprehensif adalah pendekatan multidimensi yang menilai status medis, fungsional, kognitif, psikologis, dan sosial pasien lanjut usia secara terintegrasi, melampaui sekadar diagnosis penyakit.
| Dimensi | Fokus Penilaian |
|---|---|
| Status medis | Multimorbiditas, polifarmasi, status gizi |
| Status fungsional | Kemampuan aktivitas hidup sehari-hari dan aktivitas instrumental |
| Status kognitif | Skrining gangguan kognitif dan risiko delirium |
| Status psikologis | Skrining depresi dan kecemasan pada lanjut usia |
| Status sosial | Dukungan keluarga, risiko isolasi sosial, kondisi tempat tinggal |
Polifarmasi — penggunaan banyak obat sekaligus — meningkatkan risiko interaksi obat dan efek samping pada lanjut usia. Peran dokter layanan primer mencakup peninjauan berkala seluruh obat yang dikonsumsi pasien (termasuk obat bebas dan suplemen), penyederhanaan regimen bila memungkinkan, dan edukasi keluarga sebagai pengawas kepatuhan.
Sindrom geriatri — jatuh berulang, inkontinensia, gangguan mobilitas, kerapuhan (frailty), dan gangguan kognitif — memerlukan pendekatan tersendiri yang berbeda dari kerangka diagnosis penyakit tunggal konvensional, karena umumnya bersifat multifaktorial dan saling memengaruhi.
Untuk pasien lanjut usia dengan penyakit kronik lanjut atau tahap akhir kehidupan, layanan primer berperan dalam prinsip dasar perawatan paliatif: manajemen gejala, komunikasi terbuka tentang prognosis dan preferensi perawatan bersama keluarga, serta koordinasi dengan layanan rujukan paliatif spesialistik bila diperlukan.
Perawatan lanjut usia di Indonesia sebagian besar bertumpu pada keluarga sebagai pengasuh utama. Dokter layanan primer berperan mendukung keluarga pengasuh, termasuk mengenali tanda kelelahan pengasuh (caregiver burden) dan memberikan edukasi praktis perawatan di rumah.
Pendekatan geriatri melengkapi pandangan siklus hidup yang dibangun sejak Buku Tematik 4 (kesehatan ibu, anak, dan remaja), menegaskan bahwa dokter spesialis kedokteran keluarga layanan primer melayani pasien di seluruh rentang usia dengan prinsip berkesinambungan yang sama.